PENETAPAN KADAR LEMAK METODE BABCOCK
Metode Babcock banyak digunakan di Amerika Serikat sebagai analisa rutin untuk penetapan kadar lemak susu.
Prinsip:
Lemak dalam susu berada dalam bentuk emulsi. Emulsi ini dihancurkan dengan H2SO4 dan dengan menggunakan sentrifuge dan atau pemanasan lemak di dalam susu yang dapat dipisahkan dan dapat diukur kadarnya pada botol yang telah dikalibrasi. (Botol Babcock).
Pereaksi:
1. H2SO4 pekat, B 1,8-1,83
Peralatan:
1. Botol Babcock standar, skala 0 -8%, kapasitas 18 gram
2. Pipet volumetrik 17,6 ml
3. Sentrifuge yang dilengkapi dengan pemanas
4. Penangas air
Cara Kerja:
1. Pipet 17,6 ml susu bersuhu 22oC, masukkan ke dalam botol Babcock
2. Tambahkan17,5 ml H2SO4 pekat bersuhu 22oC
3. Kocok dengan cara rotasi sampai seluruh susu larut seluruh curd hilang
4. Tempatkan Botol Babcock ke dalam sentrifuge bersuhu 60oC, lakukan sentrifuge pada 700-1000 rpm selama 5 menit
5. Tambahkan air panas (60oC)ke dalam botol Babcock sampai batas skala terbawah sentrifuge lagi selama 2 menit pada suhu 60oC.
6. Tambahkan lagi air panas (60oC)ke dalam botol sampai sedikti di bawah batas skala teratas sentrifuge lagi selama 1 menit pada suhu 60oC
7. Tempatkan Botol Babcock dalam penangas air 55-60oC sampai batas skala teratas berada di bawah permukaan. Biarkan 5 menit. Ambil Botol dan ukur panjang kolom lemak yang terbentuk di bagian atas botol. Jika perlu dapat menggunakan bantuan penerang yang memancarkan cahaya hijau lembut.
Catatan: Pada waktu pengukuran, kolom lemak seharusnya translusen, berwarna kuning keemasan atau amber dan bebas dari partikel suspensi, jika tidak suka penetapan harus diulangi dengan menyesuaikan jumlah H2SO4 yang ditambahkan.

Komentar
Posting Komentar